Vemale.com
Beberapa tahun ini, muncul kembali fenomena film yang memakai efek
3D. Rasanya tidak seru jika tidak mencobanya. Wajar sih.. menonton film
atau main game dengan efek 3D lebih menegangkan dan menghidupkan
suasana, seolah-olah Anda ikut terbawa dalam film. Tapi hati-hati
ladies, penggunaan kacamata 3D ternyata membawa dampak buruk bagi
kesehatan.
Efek Memakai Kacamata 3D
Meskipun tampak
keren, teknologi film 3D sebenarnya membuat mata bekerja lebih keras
saat menontonnya. Film 3D memadukan beberapa gambar di atas gambar lain
sehingga menciptakan efek nyata dan terlihat seperti sungguhan.
Kemudian, pergantian gambar yang cepat akan memaksa mata tetap fokus
menatap gambar-gambar tersebut. Hal ini sebenarnya tidak alami, maka
tidak heran jika sebagian orang merasa mata lelah setelah menonton film
3D.
Tidak hanya mata yang terasa lelah karena harus bekerja ekstra
keras saat menonton film 3D, inilah beberapa efek samping lain bagi
kesehatan:
- Sakit kepala
- Pusing
- Pandangan berputar
- Mual
Menghindari Efek Buruk Menonton Film 3D
Jika
Anda teliti, sebenarnya pada plastik pembungkus kacamata 3D atau
penyedia layanan televisi 3D sering ditulis peringatan kesehatan dan
anjuran pada penderita stroke atau epilepsi karena efek sampingnya dapat
menimbulkan pusing hingga ketidakstabilan tubuh.
Karena itu, perhatikan beberapa tips ini agar Anda terhindar dari efek buruk menonton tayangan 3D:
- Ikuti anjuran yang ada sebelum Anda menonton tayangan 3D.
- Jangan menonton tayangan 3D lebih dari 2 jam.
- Jika di tengah menonton film Anda merasa pusing, mata lelah atau mual, segera hentikan kegiatan menonton, tidak perlu menunggu film habis. Segera keluar dari bioskop agar mata Anda bisa beristirahat.
- Lebih baik menonton tayangan dua dimensi karena tayangan tersebut lebih aman dan nyaman untuk mata dan kesehatan Anda.
Menyaksikan
film 3D memang keren, tetapi jika mata dan tubuh Anda tidak bisa
menikmatinya, jangan sampai hal yang dianggap keren justru merusak
kesehatan Anda. Take care!
Comments
Post a Comment